Rapat Koordinasi Yayasan dan Pimpinan Institut Miftahul Huda Perkuat Tata Kelola Kelembagaan

Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Huda Pamanukan Subang bersama jajaran pimpinan Institut Miftahul Huda (IMH) telah melaksanakan Rapat Koordinasi pada Sabtu, 25 April 2026, bertempat di  Kantor Yayasan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi kelembagaan pasca transformasi dari Sekolah Tinggi menjadi Institut.

Rapat dihadiri oleh unsur Pembina, Pengurus, dan Pengawas Yayasan, Rektor, para Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, serta tenaga kependidikan. Dalam sambutannya, Badan Penyelenggara Yayasan menegaskan peran strategis Yayasan dalam mengawal arah kebijakan, mendukung pelaksanaan program kerja, serta melakukan evaluasi terhadap kinerja institusi secara berkelanjutan.

Dalam sesi laporan, Wakil Rektor I Bidang Akademik menyampaikan sejumlah isu penting, di antaranya masih adanya rangkap jabatan pada beberapa program studi, kebutuhan rekrutmen jabatan struktural, kendala migrasi data ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, serta perlunya percepatan proses akreditasi. Selain itu, ditemukan pula beberapa kendala administratif seperti kesalahan penerbitan ijazah dan belum optimalnya pelaksanaan kegiatan perkuliahan.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan melaporkan perkembangan penerimaan mahasiswa baru, kerja sama kelembagaan, serta rencana kegiatan akademik seperti wisuda dan pengenalan kehidupan kampus. Upaya peningkatan jumlah mahasiswa baru juga terus dilakukan melalui penguatan program studi dan strategi sosialisasi yang lebih masif.

Dari sisi penjaminan mutu, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menyoroti pentingnya membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Beberapa catatan penting meliputi belum optimalnya pemanfaatan dokumen kelembagaan, kurangnya standarisasi administrasi, serta perlunya sosialisasi SOP secara menyeluruh di seluruh unit kerja.

Rektor Institut Miftahul Huda dalam arahannya menekankan pentingnya penyelesaian statuta kelembagaan, penataan struktur organisasi yang lebih ideal, serta percepatan penyelesaian berbagai kendala krusial seperti migrasi data dan penerbitan ijazah. Selain itu, peningkatan sarana dan prasarana juga menjadi prioritas dalam mendukung status sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis institut.

Rapat juga menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, antara lain penguatan tata kelola kelembagaan, optimalisasi penerimaan mahasiswa baru, penataan struktur organisasi berbasis profesionalitas, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana secara bertahap. Yayasan juga berkomitmen untuk melakukan pendampingan langsung dalam penyelesaian migrasi data serta mendorong pelaksanaan rapat koordinasi secara berkala setiap dua bulan sebagai bentuk monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

Sebagai bagian dari pengembangan jangka panjang, Yayasan juga tengah merancang pemanfaatan lahan wakaf untuk pembangunan kawasan pendidikan terpadu, termasuk fasilitas masjid dan ruang pembelajaran. Selain itu, penataan jadwal pembelajaran antara madrasah dan institut juga dirancang untuk mendukung optimalisasi kegiatan akademik.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Yayasan dan pimpinan Institut dalam mewujudkan Institut Miftahul Huda sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul, profesional, dan berdaya saing.