Fakultas Ekonomi Islam menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu dengan tema “Outlook Ekonomi 2026: Peran dan Posisi Ekonomi Syariah dalam Pembangunan Ekonomi Nasional” pada Sabtu, 27 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan berlangsung dengan lancar serta penuh antusiasme dari para peserta.
Acara diawali dengan keynote speech oleh Dekan Fakultas Ekonomi Islam, Ahmad Ropei, S.E., M.SEI. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa tema kuliah tamu ini sangat selaras dengan visi dan misi MIFDA, yaitu menjadi institusi yang futuristik serta menanamkan nilai attitude dalam pengembangan keilmuan dan karakter mahasiswa. Menurutnya, ekonomi syariah memiliki peluang besar untuk menjadi pilar penting dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional di masa depan, khususnya menjelang tahun 2026.
Kuliah tamu ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya. Narasumber pertama, Indin Rarasati, S.E., M.E., Dosen Ekonomi Pembangunan Universitas Mulawarman Samarinda, memaparkan gambaran umum kondisi dan proyeksi ekonomi nasional tahun 2026. Beliau menjelaskan tantangan global dan domestik yang perlu diantisipasi, serta pentingnya sinergi antara kebijakan ekonomi konvensional dan ekonomi berbasis nilai, termasuk ekonomi syariah, dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Narasumber kedua, Febri Ramadhani, S.E., M.SEI., Dosen Ekonomi Syariah Institut Miftahul Huda Subang, mengulas secara mendalam posisi dan peran strategis ekonomi syariah dalam pembangunan ekonomi nasional. Ia menekankan bahwa ekonomi syariah tidak hanya berfokus pada aspek keuangan, tetapi juga pada keadilan, pemerataan, dan keberlanjutan ekonomi. Menurutnya, penguatan sektor ekonomi syariah dapat menjadi solusi alternatif dalam menghadapi ketimpangan dan ketidakpastian ekonomi di masa depan.
Melalui kegiatan kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa dan peserta memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai prospek ekonomi nasional serta memahami pentingnya peran ekonomi syariah sebagai bagian integral dari pembangunan ekonomi Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Fakultas Ekonomi Islam dalam menghadirkan forum akademik yang relevan, futuristik, dan berorientasi pada pembentukan sikap serta kompetensi mahasiswa.